Mencoba untuk tenang
Menyambung dari ceritaku yang kemarin , tema ini tercetus juga karena sisi diriku yang mensugestikan sisi diriku yang lain untuk mencoba tenang. Siapa yang tidak panik apabila kondisinya seperti itu? Sayangnya dari belasan panitia acara, tidak ada satu pun yang superhero . Semua hanya manusia biasa yang berubah peran menjadi penyelamat kondisi darurat sebuah lokasi penginapan acara. Satu hal dan hal paling utama yang harus kami lakukan dalam kondisi seperti ini adalah tenang. Aku pribadi rasanya sulit menerapkan ini di awal. Merinding, panik, takut, menjadi satu hanya dengan mengetahui beberapa peserta ada yang terpapar. Belum lagi kaget dan sedih begitu mengetahui satu dari teman perjuangan harus berjuang lebih dibanding kami-kami yang masih diberi sehat. Bagaimana caranya aku bisa tenang? Hari ini, seluruh kegiatan dilaksanakan secara online . Pagi sampai sore memang dihabiskan di depan layar saja bagi para peserta, namun tidak bagi panitia yang masih harus tetap bertarung. Bagai...